Status Judi Tembak Ikan Ramadhan Tahun Ini

Status Judi Tembak Ikan Ramadhan Tahun Ini

Jika kita teliti, keadaan Ramadhan tahun ini sangat berbeda dari tahun sebelum-sebelumnya. Selain pandemik Covid-19 yang menjangkit seluruh negara di dunia, Indonesia mengalami penyakit lainnya yakni ramainya judi permainan tembak ikan. Pihak yang tidak bertanggung jawab membantu membuka lapak permainan ini tanpa mempertimbangkan kerugian dan kondisi yang saat ini di hadapi.

Kondisi ini dirasa cukup berat dihadapi bersama, namun permainan ini menunjukkan sisi lain Indonesia yang masih memiliki sikap acuh padahal ribuan orang sedang berjuang demi keselamatan mereka juga. Ramadhan kali ini benar-benar menyaring diri kita atas segala kegiatan yang dilakoni. Kerja sama untuk melawan situasi sulit ini sangat dibutuhkan, tak hanya dari tangan perawat medis tetapi kita sebagai target terkenanya virus dan objek tanggung jawab petugas garis depan.

Wajar bila perasaan jenuh terus menggelayuti kita. Pertanyaan kapan berhentinya situasi menegangkan ini dan kapan kita dapat melakoni aktivitas seperti sedia kala lagi. Jika pertanyaan itu masih nyata ada dalam diri kita maka pelajarilah cara untuk tidak menjadi sasaran atas kondisi ini. Walaupun perasaan bosan sungguh ingin kita usir, pertimbangkan cara terbaik melakukannya. Jangan mudah larut pada ajakan seseorang seperti permainan judi tembak ikan dengan alasan melatih ketangkasan.

Namun yang memprihatinkan adalah sikap tak kooperatif sebagian masyarakat atas pengorbanan petugas menjaga kita tetap aman. Mereka yang memilih kesenangan pribadi melahirkan rasa percuma dalam penanganan wabah ini. Ditambah dengan fakta bahwa mereka membahayakan diri pada permainan yang tak kunjung nampak memberi manfaat.

Permainan judi tembak ikan yang diselenggarakan di atas meja oleh para orang dewasa ini makin memperlihatkan sifat yang tidak dewasa. Keuntungan memang dapat diambil dari mana pun, demi hal itu banyak penyedia lapak atau bandar juga membahayakan diri berinteraksi secara langsung dalam tempat judi. Situasi lebih tepatnya dapat dilampirkan berikut.

Situasi Judi Tembak Ikan Selama Ramadhan

Semakin Ramai

Makin ramai, mereka menjadikan alasan wabah Covid-19 yang menganjurkan orang-orang menjaga diri di dalam rumah ini untuk melarikan diri bermain judi. Mereka yakin tindakannya tidak akan mudah ditemui karena tidak ada yang berpikir mereka pergi ke sana. Walaupun awalnya pendapat itu benar, namun keberadaan mereka segera terlacak aparat polisi dan menjadikan permainan mereka berhenti untuk waktu yang lama ke depan.

Sulit Terkendali

Di atas telah disebut bahwa aparat polisi sanggup melacak dengan baik posisi di mana terselenggara kegiatan perjudian tembak ikan, namun itu belum di semua tempat. Di tempat lain masih diyakini banyak kegiatan serupa. Mereka menyembunyikan diri dengan baik dan terkadang sanggup mengelabui penduduk hingga keberadaan mereka sangat sulit dikendalikan.

Penyebab lain keberadaan mereka sulit dikendalikan adalah adanya perlindungan aparat berwenang lainnya. Tidak diketahui bagaimana upaya yang dijalankan agar mendapat perlindungan tersebut, tapi yang pasti kesalahan dalam menjalankan tanggung jawab oleh sebagian aparat itu malah memberi dampak buruk cukup besar.

Alasan Sejumlah Orang Berkumpul

Entah mereka semua menjalankan permainan atau sebagian hanya ikut bercengkerama, yang pasti kegiatan judi tembak ikanmembuat masyarakat berkumpul pada satu tempat yang mulanya harus melaksanakan social distancing.

Semua pernyataan berikut membuat kita merasa miris. Bulan Ramadhan yang mestinya penuh keagungan menjadi tak bernilai di mata para pelaku judi itu.