Membentuk Ayam kita Menjadi Petarung Tangguh

Ayam bangkok mempunyai tidak sedikit peminat, mulai dari kelompok orang muda sampai tua. Keunikan dari ayam in ialah format tubuh yang jauh lebih gagah serta tegap. Jenis ayam bangkok ialah salah satu jenis hewan yang sering dijadikan sebagai suatu sistem hiburan. Hiburan yang bisa disajikan yaitu agen tarung ayam bangkok 1 lawan 1.

Tidak melulu itu saja, andai ayam mendapat  perawatan spesial, unsur tubuh akann menimbulkan bulu cantik dengan berbagai macam warna. Hewan tarung ini memiliki sejumlah panggilan laksana ayam adu, ayam tarung, ayam tarung, ayam jago sampai ada yang menyebutnya dengan ayam laga.

Kemungkinan sejumlah nama tersebut sudah tidak begitu mengherankan di telinga Anda. Saya yakin Anda pun termasuk salah satu penggemar dari Ayam Bangkok. Oleh karena itu, saya selaku seorang penulis akan menjelaskan bersangkutan ayam tarung atau ayam Bangkok untuk di adu.

Ada beberapa hal pasti yang wajib Anda perhatikan saat merawat ataupun mengajar Ayam Bangkok.  Jika kita ingin ayam kita menjadi ayam yang tangguh? Berikut ini ialah beberapa tahapan menjadikan ayam kita menjadi petarung tangguh.

1.            Cara Melatih Pukulan Dari Ayam

Untuk mendapat  ayam tarung yang bisa meloncat, Anda mesti melempar-lemparkan ayam kita ke udara dengan berulang-ulang. Jelas kita mengetahui andai latihan dengan sistem meloncat ayam tarung paling penting, karena ayam memukul lawan dengan suasana meloncat.

Hal ini dapat membantu ayam agar memandang andai dia sedang bermusuhan dengan lawannya. Latihan ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan tenaga pukulan dengan maksimal.

2.            Cara Melatih Fisik Dari Ayam Tarung

Biasanya terdapat pada kisaran umur 8 sampai 9 bulan. Pada umur tersebut, ayam tarung mesti dipisahkan dari sanak saudara atau memiliki kandang sendiri.

Pagi hari, Ayam mesti dijemur, kerjakan hal ini dengan rutin sangat tidak 2 jam sistem. Batas masa-masa utuk berjemur yakni sampai pukul 10 pagi. Selanjutnya kerjakan kembali di senja hari, lepaskan ayam tarung agar dia dapat bergerak dengan bebas dan mencakar tanah untuk menggali makan. Hal ini bertujuan untuk mengajar otot kaki.

Ayam Tarung mulai menunjukkan kedewasaannya ditandai dengan adanya sistem sifat terpukau ketika berdampingan dengan lawan jenis. Hal ini dengan tujuan mengawal keindahan bulu yang dimilikinya.  Sedangkan proses ini terus berlangsung, ayam tarung lumayan diberi sebuah pelajaran ringan. Sebab ayam pada umur muda mempunyai bulu yang ingin lebih gampang rontok.

3.            Cara Melatih Nafas Ayam Tarung

Anda wajib mengajar nafas dari ayam Anda. Pada sistem etape ini, bahwasannya tidak jauh bertolak belakang dengan teknik melatih ayam agar dapat meloncat, melulu saja unsur yang dapat dibantah | ditentang tangan, yaitu pantat dan leher, atau lebih tepatnya di bawah kepala.

Selanjutnya merupakan dengan pelajaran berlari. Cara ini dapat melatih semua otot yang ayam itu miliki serta pernapasan dari sang ayam. Selanjutnya, lepaskan ayam yang hendak kita latih. kita wajib memantau supaya ayam tidak kehabisan tenaga saat masa pelatihan.

Kita wajib meluangkan 1 ekor ayam lain guna menjadi pancingan serta 2 kurung carangka yang mempunyai ukuran berbeda. Dengan caranya, rangkapkan kedua cara langka itu. Kemudian, simpan ayam pancingan ke dalam suatu carangka yang sudah kita sediakan.

Selanjutnya, pelajaran renang bagi sang Ayam. Ini memiliki faedah untuk bisa melatih sejumlah otot ayam khususnya pada otot kaki. Caranya yaitu dengan membuang ayam itu menuju empang serta beri pengawasan. Sampai kesudahannya si Ayam dapat menepi. Lakukan ini berulang dan berkali-kali.

Dengan mengikuti cara ini di harapkan ayam Anda akan dapat memenangkan setiap pertarungan dan membawa keberuntungan kepada Anda selalu.